Menentukan Kriteria Calon Presiden yang Baik Sesuai dengan Isi Pembukaan UUD 1945

Sebagai seorang pemilih pemula, kita hendaknya bisa berpandai-pandai dalam memilih calon presiden yang  baik, Karena itu akan menentukan masa depan bangsa Indonesia untuk lima tahun mendatang. Oleh karena itu kita harus mampu mengidentifikasi visi dan misi calon presiden tersebut. Kita juga harus mampu mengetahui bagaimana kepribadian calon yang akan kita pilih. Akan lebih baik kalau kita bisa mengikuti forum- forum dialog yang membahas tentang pemilihan presiden agar kita lebih mengetahui bagaimana tata cara pemilu tersebut. Dengan adanya forum dialog tersebut sangat membantu bagi pemilih pemula agar pemilih pemula dapat mengenal calon presiden lebih dekat. Dengan adanya forum ini, diharapkan dapat membantu para peserta forum untuk memperoleh penjelasan-penjelasan rasional-teoritis tentang kelayakan seorang calon Presiden menjadi Calon Presiden. Memiliki wawasan luas tentang penentuan Calon Presiden pada khususnya dan penyelenggaraan Pilpres pada umumnya. Meningkatkan persepsi yang sama di kalangan aktivis pro demokrasi tentang pentingnya penguatan secara politik dalam menentukan arah dan pilihan publik dalam pertarungan kekuasan Pilpres 2014. Memperkaya referensi akademis menyangkut kelayakan Calon Presiden. Mengidentifikasi nama-nama “Calon Presiden yang layak” untuk dipromosikan dan dikampanyekan kepada rakyat yang memiliki hak suara dalam Pilpers 2014.

Ada beberapa cara dan strategi untuk menentukan calon presiden yang layak. Kriteria kelayakan seorang Calon Presiden yang  pertama adalah kriteria kelayakan “peraturan perundang-undangan”. Kedua, kriteria kelayakan “pemecahan masalah” (problem solving) rakyat yang sedang dihadapi. Ketiga, kriteria kelayakan “sosiologis”, yakni dukungan politik rakyat yang memiliki hak suara dalam Pilpers 2014. Kempat, kriteria kelayakan “kompetensi” sebagai “negarawan” berdasarkan unjuk kerja yaitu  pengetahuan, pengalaman, dan moralitas/integritas. Kelima, kriteria kelayakan “pendanaan” (financial) untuk pembiayaan promosi dan kampanye.

Menurut pendapat saya, ada beberapa Kriteria kelayakan seorang Calon Presiden yaitu diantaranya adalah :

  1. Seorang calon Presiden harus mempunyai agenda menciptakan Indonesia yang aman dan damai.
  2. Seorang calon Presiden harus mempunyai agenda menciptakan Indonesia yang adil dan demokratis.
  3. Seorang calon Presiden harus mempunyai agenda meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam RPJP 2005–2025 sebetulnya telah disebutkan tahapan dan skala prioritas utama RPJM 2010–2014, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka pengangguran dan kemiskinan, membangun tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), meminimalkan jurang ketimpangan pembangunan antar daerah, peningkatan nilai tambah ekonomi, dan menjaga kualitas lingkungan hidup yang ada di Indonesia.
    Jika diperhatikan, penekanan visi dan misi ekonomi dari pasangan SBY-Boediono lebih banyak pada sisi pemerintahan yang baik (good governance). Pasangan Jusuf Kalla-Wiranto lebih menekankan sisi kemandirian dan kesejahteraan (prosperity) dan pasangan Megawati- Prabowo fokus pada isu kemiskinan (pro-poor policy). Jika dikaji secara lebih mendalam, sebetulnya titik berat pembangunan ketiga pasangan calon sebetulnya saling melengkapi (complementarity objecitves) dan tidak ada yang dapat berdiri di atas salah satu tujuan/isu dengan mengabaikan tujuan/isu lain.
  4. Penyiapan rencana pembangunan jangka menengah yang koheren seperti dalam hal peningkatan kualitas infrastruktur, mendorong nilai tambah ekonomi, integrasi dengan pasar global, deregulasi di pasar tenaga kerja, program-program sosial, penyederhanaan prosedur administrasi, serta memperjelas hubungan pusat dan daerah.
  5. Untuk mencalonkan diri sebagai Presiden haruslah orang-orang yang dikenal dan terkenal dalam masyarakat. Tidak boleh nama baiknya sudah tercemar atau sedang tercemar atau  ingin mencemarkan sendiri nama baiknya.
  6. Sudah selayaknya Seorang calon Presiden harus mempunyai Visi dan misi yang mengacu kepada alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa “Pemerintahan negara dibentuk untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.”

Sudah sangat jelas bagi kita, bahwa cita-cita Indonesia Merdeka adalah terwujudnya Negara Kesejahteraan, yakni Indonesia yang mandiri, maju, kuat, adil dan sejahtera. Indonesia yang mandiri merupakan ekspresi kemampuan bangsa untuk secara otonom menentukan arah dan prioritas kebijakannya. Juga kemampuan bangsa untuk memenuhi berbagai kebutuhan rakyatnya secara mandiri,

Kemandirian bangsa di berbagai bidang hendaknya ditopang dengan terwujudnya keadilan. Indonesia yang maju, kuat, mandiri dan adil merupakan prasyarat bagi terwujudnya kesejahteraan rakyat. Indonesia yang sejahtera akan tercapai jika manusianya memiliki kualitas sumber daya yang tinggi, memiliki sistem pertahanan yang tangguh, mandiri dalam memenuhi kebutuhannya sendiri serta terbebas dari berbagai ancaman dan tindak diskriminasi.

Dan sebagai pemilih pemula, hendaknya kita juga jangan mudah terayu akan janji-janji manis para calon presiden, kita juga jangan mudah tergoyahkan dengan adanya money politic yang sudah merajalela tiap kali pemilu diselenggarakan. Gunakanlah hak pilih kita sebaik-baiknya, dan  jangan pernah menjual hak pilih kita hanya demi uang yang tidak seberapa. Karena sebenarnya dengan adanya money politic itu sudah merusak moral bangsa Indonesia dan membuat orang Indonesia tidak dapat mempertahankan pendiriannya hanya karena uang semata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s